Welkom op de Schnell Microcomputer

Surf deze blog en ik hoop dat u vindt wat u zoekt. Als u geïnteresseerd bent met iets op deze pagina en moeten gedetailleerde informatie, bel dan mijn nummer of e-mail naar tafsirindra@yahoo.com

U kunt zeker ook toevoegen mijn ym id en ik zal graag proberen om uw vraag te beantwoorden mogelijk als ik kan ...


Semuanya tentang artikel dan disain aplikasi teknologi digital dan mikrokontroler pada dunia peternakan, perikanan dan pertanian .....

Tuesday, April 26, 2011

Egg Turner Klasik : Bagi penggemar Microswitch

Bila anda lebih menyukai model limit switch dibandingkan sensor photodiode. Rancangan dibawah ini sengaja dibuat untuk sistem tersebut. 

Kebanyakan produk mesin penetas full otomatis import dari China menggunakan metode ini. Hasil tetasnya juga relatif bagus dibandingan dengan yang mempunyai posisi tengah.

Dengan mode 2 posisi, derajad putaran telur juga bisa lebih besar, misalkan dari posisi - 40 derajad sampai +40 derajad didapatkan sudut putar 80 derajad. Bila menggunakan posisi tengah, maka total nilai sudut tersebut akan terbagi 2 saat di posisi tengah. Oleh karenanya, bila pada 2 posisi jadwal pemutaran umumnya digunakan 3 jam sekali, maka pada 3 posisi idealnya  dilakukan setiap 1,5 jam sekali.   

DC Motor Kit untuk egg turner 2 pos ini hanya menerapkan dua posisi rak telur, yaitu miring kanan dan miring kiri. Tidak ada posisi tengah. Namun demikian produk yang kami buat ini, saat starting up selalu memposisikan rak miring menghadap ke operator (selalu mencari limit switch no 2) sehingga meletakkan telur bukan menjadi masalah lagi apabila anda menaruh limit switch di posisi depan. Sudut kemiringan bisa diatur sendiri oleh user hanya dengan menempatkan limit switch di posisi yang diinginkan.



Mencoba Sistem
Langkah pertama mencoba sistem bisa dilakukan dengan tanpa memasang aktuator pada bodi inkubator. Langkah-langkah yang bisa anda lakukan adalah sebagai berikut :
1. Pastikan fuse bit pada posisi 'Demo Mode'
    Sambungkan soket motor pada pasangan soket yang sesuai dan telah diberikan
2. Sambungkan kebel terbuka (2 kabel) pada tegangan AC 220V PLN.
3. Motor akan berputar ke arah kanan
   (bila anda menhendaki ke kiri, tukar posisi kedua kebel motor, motor akan berputar
    kebalikannya).
4. Kemudian tekan limit switch berkabel biru lebih dari setengah detik
    (dibawah setengah detik akan diabaikan oleh mikrokontroler karena dianggap noise saja)
5. Motor akan berhenti setelah mengetahui limit switch dengan kabel biru ditekan.
    Bila anda menekan limit switch yang berkabel merah pada saat ini tidak akan ada reaksi
    apa-apa karena target pertama adalah limit switch berkabel biru sehingga yang berkabel
    merah diabaikan.
6. Setelah kurang lebih tiga detik, motor akan mulai berputar lagi, tetapi ke kiri arahnya
    (kebalikan).
7. Tekan lagi limit switch dengan kabel biru. Motor akan tetap bergerak tanda dia
    mengabaikan limit switch berkabel biru karena sedang mencari target limit switch
    berkabel merah.
8. Tekan limit switch berkabel merah. Motor akan berhenti dan setelah 3 detik akan
    berputar ke kanan lagi.
9. Demikian proses ini berulang-ulang terjadi secara bergantian dan berbalik arah
    pada 'Demo Mode'

Anda dapat melihat video dibawah untuk visualnya.

Cara Kerja System Saat Terpasang di Body Incubator.
Bila anda mengeset timer menjadi 3 jam, system akan bekerja sebagai berikut :
1. Saat start-up mikrokontroler akan menggerakkan motor untuk mencari
    limit switch berkabel biru.
   (Oleh karenanya pastikan motor menggerakkan egg tray ke arah limit switch
    berkabel biru, bila tidak,
    tukar posisi kabel power pada motor untuk membalikkan arah).
2. Setelah ketemu, motor akan diam 3 detik dan kemudian mencari limit switch
    berkabel merah. Setelah ketemu, maka motor akan diam selama 3 jam
    (sesuai yang anda set) dan kemudian mengulangi langkah No1 dan No2
    dan seterusnya.

FAQ: 

1. Apa motor saat start-up akan memutar motor bila posisinya sudah menekan
    limit switch biru?
    Jawab :  Tidak, motor diam tanda dia sudah dapat yang dicari dan menunggu
                 3 detik untuk kemudian mencari yang berkabel merah, berhenti disana
                 selama jangka waktu yang anda set, misalkan 3 jam untuk kemudian
                 bergerak mencari yang berkabel biru, diam 3 jam lagi, mencari yang
                 berkabel merah, diam 3 jam lagi dan seterusnya dengan jeda waku
                 3 jam.

2. Apa motor selalu mencari limit switch berkabel biru dan berkabel merah dan
    diam di posisi itu setiap start-up? 
    Jawab :  Iya, ini memasikan bahwa setiap start-up, egg tray akan selalu
                  menghadap ke arah limit switch berkabel merah. Oleh karenanya,
                  posisikan limit switch tersebud di bagian depan sehingga anda mudah
                  menaruh telur-telur yang hendak ditetaskan.

Dengan menggunakan motor wiper ex mobil L300 dengan torsi yang cukup besar ditambah sistem gir reduksi, sistem ini bisa digunakan untuk mesin penetas dengan kapasitas sampai ribuan telur.

Bila anda memesan Naked PCB
Bila anda memiliki kemampuan teknis sehingga memutuskan untuk memilih PCB terbuka. yang  perlu diperhatikan adalah pemilihan trafo dan pemasangan kabel-kabelnya. Trafo yang harus anda siapkan berkapasitas 5A dengan CT dan extra winding 500mA.  Kabel perlu ditandai untuk kemudahan pencocokannya.


Gulungan extra 12V 500mA untuk power supply mikrokontroler
Gulungan ini terpisah dari arus untuk motor sehingga tidak mengakibatkan
gangguan pada mikrokontroler 

Anda dapat menggunakan 12V, 18V, 25V atau 32V sesuai kebutuhan
CT diperlukan karena dipergunakan untuk menjalankan motor dua arah dimana
diperlukan pembalikan polaritas.
  
Semoga bermanfaat.

Some users prefer microswitch instead of photodiode sensors. The system below is  constructed upon those needs.
Most incubator products imported from China use this method. Their performance also relatively good compared with system that have a middle position.
This model apply two egg trays position only, that is left and right and no middle position. Nevertheless ​​this product is configured to left swing and facing the operators so laying eggs is not a problem anymore. Tilt angle can be adjusted by the user simply by placing microswitches at desired positions.
By using a high torque car wiper motor combined with a reduction gear system, this system can be used for incubators with capacities up to thousands of eggs.
Hopefully useful.




Monday, April 11, 2011

Automatic egg tray turner with 45CCW - 0 - and 45CW postition : cheap version

Cheap doesn't mean bad quality or performance. The industrial standard we have incorporated will ensure this device will last longer than you may expected. CHP Egg Tuner Control Module Kit will be launched within this week. It supports egg incubators that load not more than 200 eggs. These pictures show the control module and a cheap and little - but high torque AC motor. 

Fairly simple installation and wiring, just plug in the cord to mains. 
The installation is incredibly simple. All you have to do is plug the AC cord to mains. Just it. Time delay duration of turning can be adjusted with fuse bit by selecting values of DIP switch according to given map.

Attention: 
You can't even find any transformer there since it is transformerless design. One you have to beware of, it has no isolation from mains. This is aimed for professional egg incubator builders and not for the amateur or novice.

Cheap Yamaha RX100 front drive gear, cost only Rp.4000-9000/pcs.

The gears actually for chain application and of course the spur type gear would be better. But the cost will lead us to choose this stuff. Actually I bought these gears Rp. 9.000,-/pcs. But you can find it cheaper of course. I have found someone sold it around Rp. 4.000,-/pcs on the net.

Cast steel/iron has significant weight and reduces the motor power. Plastic reduction spur gears should do better. In case of you cannot find cheap plastic gear, you can create a mold and try resin casting . All you have to buy are RTV rubber silicone and resin. You can find my page about creating a mold  later.

RTV 683 Rubber Silicone and hardener
On hardening progress

Mold, the master (white gear) and the copies


What Gear I sell You In a developmental kit
Of course I will sell you the plastic spur gear set like this :


The gear pair is reduction gear type that will smoothen the movement and multiply the torque. The video below shows it.




The Motor
The secret is finally revealed. Even professional look small egg incubators use this AC motor. Simple, low RPM and high torque featured. 




You can buy this motor for about Rp. 15,000 to 20,000/pcs. Just print this web page and show the motor pic to local electrical shop in your town. I bet they are familiar with this motor.

The major disadvantage is the control difficulty. But you don't have to bother yourself for making the control since I will soon introduce the cheap control module to the market. It is simpler and cheaper than you may imagine, lol. 

This video shows this little motor can push my wife kitchen scales and show the value of 5 pounds (you know, whatever we are, men usually borrow their wife's kitchen stuffs). The small wonder ... 


Now its time to try the bigger one. Lets take a look at this pic :


I mounted what she had created yesterday. Not really the perfect one, but it run smoother than before since it has bigger gears ratio. By the way, the little AC motor is fool enough to turn in opposite direction. We need a complicated circuitry to make this motor can run left or right. The case we never find on DC motor. But thanks to this fool but tricky motor. It can run to opposite direction after bumping an obstacle. All we have to do is putting an obstacle in -45 degree and another one at 45 degree. It doesn't matter the tray moves to the left, bumps the obstacle and then finds its direction at the right. Why do we bother to choose this AC motor then? Because it is cheap. It is only Rp. 15.000,- compared to gearbox DC motor that cost more than Rp. 350.000,-. You know, I am too poor to afford that gearbox DC motor, lol.

Lets check out these pic and performance video:



Monday, March 21, 2011

HZ1000US Digital Thermo-Hygro Control for Egg Incubator : Ultrasonic Water Mister Driver

- Simple and user friendly
- Suitable for wide range capacity egg incubator from 100 - 5000 eggs
- Single temperature sensor
- Single humidity sensor
- Adjustable temperature, range : 0-40 degree Celsius, easy by turning a potentiometer
- Adjustable humidity, range 0-95% RH, easy by turning a potentiometer
- Midrange PIC microcontroller
- Yellowish green backlighted 16x4 LCD
- Single output for heaters
- Single output for AC sourced Ultrasonic water mister (not included)




Ultrasonic mist maker producing mist in seconds after activated, proved by above video showing hand operated device. HZ1000US drives the AC input of this device and turn it on and off depends on signal received from humidity sensor and RH value adjusted by user.


Perkabelan : 
1. AC Jack untuk listrik PLN AC220V
2. Kabel biru : Adaptor ultrasonic mist maker AC220 Volt
    (atau elemen pemanas air untuk magic jar. Klik DISINI)
3. Kabel merah : Pemanas/lampu AC220Volt 
4. Sensor Temperatur : tempatkan di posisi yang representatif sampai 
    didapatkan suhu ideal pada posisi telur.
5. Sensor Humidity : tempatkan di posisi yang representatif sampai
    didapatkan humidity atau RH ideal pada posisi telur.


Daya Maksimum
2200Watt 
(Kapasitas 5000 telur)

Ultrasonic Mist Maker
Kami tidak menjual produk ini karena kami tidak bisa menjamin kualitas produk yang ada di pasaran karena sangat beragamnya tipe dan merk yang ada. Sebenarnya untuk tipe HZ1000US ini, anda dapat mengganti ultrasonic mist maker ini dengan elemen magic jar untuk memanaskan air tetapi dengan daya yang sangat rendah sehingga tidak mampu mendidihkan air (lihat link BERIKUT). Gunakan juga aerator aquarium untuk membuat gelembung-gelembung yang berisi udara pada air yang dipasakan tersebut.


Tampilan HZ1000US baru, dilengkapi pilot lamp indicator untuk mengetahui aktif
tidaknya pemanas dan ultrasonic/humidity generator 
HZ1000U-PBU


HZ1000USPBU mempunyai spesifikasi yang sama dengan HZ1000US-PBT namun kabel sensornya hanya 2 meter dibandingkan dengan yang dimiliki oleh tipe PBT yaitu 30 meter.Selain itu perbedaan yang lain adalah warna dan bentuk casingnya.

Spesifikasi Teknis HZ1000US-PBT/PBU:

1. Range set temperatur 20,0 - 95.5 derajad Celsius dengan resolusi 0,1 derajad celsius.
2. Range penyetelan RH 20,0 - 95.0%RH dengan resolusi 0,1%RH.
4. Range penyetelan hysteresis :
                  0,1 - 1,0 derajad Celsius, resolusi 0.1
                  1 - 10 % RH , resolusi 1%
3. Interaksi operator dengan sistem : Tombol Keypad atau Push Button
4. Sensor temperatur : LM35DZ, operational 0-100 derajad celsius
5. Sensor humidity : HSM-20G, operational 20-95%RH
6. Core : PIC16F877A (Microchip)
7. Output :
                  a. AC220V Heater  (atau bisa ke kontaktor AC)
                  b. AC220V Cooler (atau bisa ke kontaktor AC)
                  c. AC220V Humidifier (atau bisa ke kontaktor AC)
8. Casing : Luxurious Grey Plastic Casing (Tipe PBT) dan Hard Black Plastic (Tipe PBU)
9. Panjang kabel sensor : 30 meter untuk tipe PBT dan 2 meter tipe PBU

Identifikasi Tombol Keypad 
Dari kiri ke kanan :
1. UP
2. DOWN
3. FN/Function/Reset (R)
4. SET/Save (S)

Factory Preset Value Setting :
1. Temperatur : 25.5 derajad Celsius untuk tipe PBT dan 37.0 derajad Celsius tipe PBU
2. Humidity : 50%RH untuk tipe PBT dan 60%RH untuk tipe PBU
3. Hysteresis : 0.3 oC, 3%RH


HZ1000US-PBT







Algoritma :

Saat pertama dinyalakan (factori setting) temperatur akan menunjukkan angka 25.5 derajad celsius dan RH pada 50%RH. Setelah dilakukan perubahan penyetelan sendiri, maka nilai tersebut bisa disimpan dan akan berlaku saat menghidupkan sistem di waktu berikutnya. Bila tidak disimpan, maka nilai ubahan tidak akan berlaku dan nilai yang sebelumnya yang berlaku.

Cara merubah setting temperatur :
Pada layar utama tekan tombol UP untuk menaikkan dan DOWN untuk menurunkan.

Cara merubah setting Humidity :
 Tekan dan tahan tombol (R) dan tombol UP untuk menaikkan dan DOWN untuk menurunkan nilai setting humidity.

Cara merubah setting Hysteresis (menentukan batas maksimum fluktuasi) :
Tekan tombol UP dan DOWN bersamaan selama kurang lebih satu detik dan setelah masuk ke layar setting hysteresis, gunakan tombol UP dan DOW untuk merubah nilainya. Minimum 0.1 dan maksimum 1.0 untuk temperatur dan secara otomatis perkalian sepuluh untuk RH. Ini berarti bila anda menyetel hysteresis temperatur 0,2 derajad celsius,  maka secara otomatis RH akan bernilai 2%. Ini dilakukan karena toleransi RH relatif tinggi sehingga megnatur RH dengan nilai fraksi atau dibelakang koma akan membuat mesin humidifier lebih sering on dan off dan dikhawatirkan akan mempengaruhi usia mesin. disisi lain, keakuraan sensor humidity juga 5% sehingga nilai fraksi tidak akan memberikan manfaat yang nyata.

Tekan tombol Fn bila selesai dan layar utama akan kembali ditampilkan.

Cara menyimpan ubahan :
Pada layar utama, tekan tombol SET/Save kurang lebih satu detik

Cara mereset semua nilai ke ‘factory setting’ :
Matikan sistem. Tekan dan tahan tombol (R) kemudian nyalakan sistem. Tunggu sampai ada informasi reset pada layar LCD dan kemudian tampil layar utama dengan nilai factory setting yang telah diaktifkan kembali.


Thursday, March 10, 2011

HCM-X : Egg incubator Humidifier Control Module

Disain lebih baru dapat anda temukan dengan klik di SINI





- User adjustable water heating limit temperature 
  (0-85 degree Celsius)
- User adjustable humidity gain (0-95% RH)
- Yellowish green backlight 16 characters by 4 lines
  LCD display
- Set and actual display
- Suits high capacity egg incubators
- Clean humidity as a result of clean evaporation 
  compared to hard water from mist maker
- Used by most of breeders


Mekanisme

HCM-X hygrostat module
Built in 2 sensor 
1. Water Temperature Sensor
2. Relative Humidity (RH) sensor : HSM-20G

- Range limit temperatur air : MAX 85 derajad celsius
- Range penyetelan RH : 95% MAX
- Layar LCD 16X4 backlight hijau kekuningan
- Tampilan setting value dan actual value
- Single output (dapat dipararel) ke elemen 
  pemanas air (AC220V)

Cara Pemasangan
1. Kabel power (orange) ke Listrik PLN 220V
2. Kabel biru ke elemen pemanas air
3. Sensor temperatur air : dimasukkan kedalam nampan air 
   yang dipanaskan
4. Sensor Humidity : di ruangan yang atur kelembabannya
   dengan mengalirkan uap dari hasil pemanasan air.

Algoritma program dari mikrokontroler (Uc) didalamnya :
1. Uc membaca sensor RH (HSM-20G) dan temperatur air apakah
   keluarannya sama atau lebih tinggi dari sinyal dari
   yang diset oleh  potensiometer oleh operator. 
   Bila sama maka pemanas akan dimatikan dan bila kurang maka
   pemanas akan dihidupkan.
2. Logika yang dipakai adalah 'AND' yang berarti :
    a. Bila kedua sensor membaca kurang dari yang ditentukan 
       maka pemanas hidup. 
    b. Jika salah satu sensor membaca lebih, maka pemanas akan
       dimatikan.  Sederhanyanya, bila RH masih kurang tetapi
       air sudah melebihi batas yang diinginkan, maka pemanas
       akan dimatikan agar menjaga air tidak overheating.
       Demikian juga bila RH sudah tercapai padahal temperatur 
       air belum  mencapai maksimun yang ditentukan, maka 
       pemanas juga akan dimatikan.
    c. Bila RH maupun temperatur air keduanya telah mencapai
       yang telah ditentukan maka pemanas akan dimatikan. 







Take a time to watch these performance videos :



Application Note :

Mengontrol kelembaban termasuk hal sulit untuk dilakukan. Ini terkait dengan sifat fisika uap air di udara yang secara langsung tidak bisa diukur kadarnya oleh alat instrumen elektronika. Pengukuran didasarkan pada parameter lain dari kadar udara di udara tersebut seperti misalnya suhu dan muatan kapasitif.Selain itu, tidak seperti mengontrol temperatur udara yang relatif mudah, dimana begitu suhu telah dicapai maka memutus arus ke pemanas dengan segera akan menurunkan suhu dalam hitungan detik sehingga akan didapatkan regulasi suhu yang optimal, bahkan sampai range 0,1 derajad Celsius. Tentunya ini untuk regulasi suhu yang setidaknya 5 derajad diatas suhu ruang (misalkan anda mengeset 35 derajad pada suhu ruang 30 derajad). Nilai setting yang mendekati suhu ruang relatif sulit juga pencapaiannya, karena terkadang pemanas seringkali kebablasan memanaskan walaupun pemutus arus sempurnya menghentikan arus yang mengalir ke pemanas tersebut pada nilai yang diinginkan. Namun nilai kebablasan ini tentunya hanya dalam range kurang dari 0,5 derajad Celsius.Bagaimana dengan pengaturan humdity (RH)? Kita ulas pengaturan tersebut dengan tiga tipehumidity generator berikut 


Ultrasonic Mist Maker
Dengan airflow yang relatif bagus, regulasi RH dengan generator uap ultrasonic relatif cepat dan bagus hasilnya. Begitu ultrasonic dihidupkan, maka dalam hitungan detik uap akan segera dihasilkan dan demikian pula bila telah dicapai RH yang diinginkan, maka setelah arus ke generator ultrasonic diputuskan, pembangkitan uap akan segera dihentikan seketika. Logikanya akan didapatkan regulasi yang sangat baik. Demikiankah? Bukan sangat baik, apalagi menyamai prestasi dari regulasi udara, namun relatif lebih baik. Namun demikian dalam prakteknya, range fluktuasi 5% pada umumnya didapatkan walaupun range yang diprogramkan dalam humidity controller adalah 0,1%. Hal ini tidak bisa dihindari karena kita tidak dapat melawan sifat fisika yang melekat pada obyek yang kita kontrol tersebut. Namun bagi praktisi penetasan telur, tingkat keakurasian 5% ini tentunya dalat diterima dan tidak menjadikan masalah yang terlalu berarti. Kelebihan lain dari generator tipe ini adalah nilai energi yang dibutuhkan sangat kecil. Dengan hanya  degnan 15 Watt saja kita sudah bisa mendapatkan uap air dalam jumlah besar. Namun kelemahan yang melekat pada  tipe generator ultrasonic ini adalah daya tahannya. Laporan di lapangan rata-rata menunjukkan bahwa peralatan ultrasonic ini hanya mampu bertahan satu bulan pengoperasian secara terus menerus. Ini juga mungkin yang menjadikan alasan disertakannya beberapa suku cadang atau spare-part dari unit tersebut dalam packingnya.


Generator Pemanas
Air Seperti yang kita ketahui, tubular heater yang baik bisa bertahan dalam beberapa tahun. Inilah yang membuat tipe humidity generator ini dipilih oleh breeder besar. Dasar pilihan mereka tentunya pada keandalan dan daya tahan unit melebih biaya yang harus dikeluarkan karena daya yang dibutuhkan pemanas tubular ini sangat besar. Untuk menyamai 15 watt ultrasonic mist maker, diperlukan tubular heater lebih dari 300Watt. Sungguh perbedaan yang fantastis.Air selalu menguap, bahkan pada temperatur 10 derajad sekalipun, hanya kadar penguapannya yang semakin kecil seiring denganmenurunnya suhu air. Memanaskan air akan meningkatkan penguapannya berkali lipat. Dengan memanaskan air pada range suhu tertentu, maka akan didapatkan regulasi uap air yang ada di ruang yang kita kontrol. Namun kita harus bijaksana menerima hasil pengontrolan tersebut.Katakanlah kita mengontrol suhu air 50 derajad untuk mendapatkan RH 80%. Maka unit HCM-X akan memanaskan air sampai batas maksimal 50 derajad. Jika dengan suhu air tersebut tidak tercapai RH 80% apakah yang terjadi? Pemanas akan tetap dimatikan untuk melindungi air tidak overheating. Dalam kasus ini anda mempunyai 2 pilihan jika setelah sekian lama RH yang diinginkan tidak tercapai juga, yaitu dengan menambang luas permukaan air atau meningkatkan temperatur air. Jika RH 80% telah tercapai dalam suhu air dibawah 50 derajad, maka pemanas juga akan dimatikan. Dalam hal ini anda telah mengeset termperatur terlalu tinggi dan dapat menurunkannya sehingga didapatkan kombinasi pencapaian RH yang seimbang dengan termpertur air yang pas. Tentu saja hal ini 'sangat tidak mudah'  dan membutuhkan pengalaman untuk mendapatkannya.Hal yang perlu diingat, penghentian pemanas air tidak serta merta membuat uap yang dihasilkannya berhenti seketika. Itu yang harus kita sadari benar konsekuensinya, karena HCM-X hanyalah mengontrol RH dengan memanaskan air pada limit temperatur air yang anda tentukan. Bagaimanapun, pengalaman adalah guru yang terbaik.


Water Sprayer
Tipe generator ini mempunyai sifat mirip generator ultrasonic. Tekanan  tinggi yang melewati nozzle atau spoeier akan menghasilkan semprotan partikel air yang halus. Namun tidak sehalus partikel hasil generator ultrasonic tentunya, sehingga anda harus maklum kalau terkadang alat ini suka kebablasan alias kebanyakan nyemprotnya dan membuat ruangan yang anda kontrol lebih basah dari yang anda tentukan, misalkan anda meminta 70% anda dapat 80%.

Saturday, February 26, 2011

TFT-BXA1

- Dual thermocontrol in a single package
  Dua thermostat dalam satu kemasan
- Four lines by 16 character LCD with yellowish green backlight
  Layar LCD 16 karakter x 4 baris dengan cahaya latar belakang hijau kekuningan)
- SSR (Solid State Relay) with zero crossing detection
  Menggunakan relay elektronik, bukan mekanik sehingga tidak ada kontak terbakar
- Adjustable dual separate themocontrol 0 - 41 Degree Celsius (SET value)
  Masing2 memiliki jangkauan penyetelan 0-40 derajad Celsius secara terpisah.
- Dual separate digital display of actual temperature (ACT value)
  Tampilan suhu aktual secara digital dari dua posisi sensor
- Drives resistive loads up to 2200 Watt
  Mampu mengendalikan beban pemanas sampai 2200 Watt 
- Midrange PIC Microcontroller
  Menggunakan teknologi Microchip)
- On chip comparator
- On Chip ADC
- Drives 2 independent incubators
  Bisa digunakan untuk satu atau dua inkubator sekaligus.








Perkabelan : 
1. Kabel merah/orange : Listrik PLN 220V
2. Kabel biru group #1 : Pemanas/lampu AC220 Volt channel #1
3. Kabel biru group #2 : Pemanas/lampu AC220 Volt channel #2
4. Sensor#1 untuk Channel #1  : tempatkan di posisi yang representatif sampai 
    didapatkan suhu ideal pada posisi telur.
5. Sensor#2 untuk Channel #2  : tempatkan di posisi yang representatif sampai 
    didapatkan suhu ideal pada posisi telur.

Daya Maksimum
2200Watt per Channel
(Kapasitas 5000 telur)

Friday, February 18, 2011

Linear Actuator Control Module

For egg incubator developer, we gladly designing egg tray rotating motor and the control module. This video shows basic mechanism how it works with linear actuator. Control modules are constructed upon your requirement from basic and simple design to more complicated that incorporate programming instrument for user.








Wednesday, February 2, 2011

How Thermocontrol in The Egg Incubator and Hatcher Works

At least we can find two models of thermocontrol or thermostat in the egg incubator and hatcher. First model is wafer type and the second is more sophisticated one, digital thermostat.

Wafer Thermostat

Wafer thermostat expands its height following surrounding increasing temperature and pushes the mechanical microswitch to turn off electrical current passing it. The heater or incandescent bulbs wired to the switch then turned off and stop their emitting heat. As temperature decreases following the lost of emitted heat, thermostat height decreased and releases its pressure to microswitch to let it back to do the job passing current to heater or bulbs. The process then repeated and regulated temperature maintained.


Wafer thermostat is the simplest form of thermocontrol device. Despite of its simplicity and cheap price, this model is actually has a lot of drawbacks. The wafer thermostat body itself store the heat received and need time to release. The wait state of releasing this self contained heat causing the device is less sensitive to surrounding temperature changes and significant temperature fluctuations may occur. Accceptable value of fluctuation to hatch eggs sucessfully claimed with this device manufacturer is 1.5 degree Celsius. Bad news, in fact it’s often up to 3 degree Celsius.

Wafer thermostat and microswitch are mechanical devices. Thermostat stroke may change frequently and time after time operator should adjust to acceptable value. Mechanical contact also prone to fire spark and get burned. Badly adjusted thermostat stroke would shorten microswitch life.

The last drawback, wafer thermostat contains chemical fluid inside. Frequently up and down stroke may cause its body cracked and leak the fluid out contaminating surrounding and the device then fail to do the job.

Digital Thermocontrol

If we think to create or assemble it ourselves, it’s true to say that this type of device is sophisticated and complicated one. But as an user, it is not more complicated than wafer thermostat, even simpler to install. There are 3 groups of wire to install. First input cord for mains current, second output cord for heater and the last one is sensor cable and the attached sensor. That’s all.


Digital thermostat has temperature sensitive probe/sensor. Its sensitivity may vary from 0.1 up to 0.5 depends on its type. The sensor may sense temperature and changes its resistance or output voltage that can be interpreted as linear temperature change.

The varied voltage changes represent varied temperature changes. It then compared to given value determined by user by adjusting potentiometer or digital up and down button. Said that predetermided value is 380mV that represent 38 degree Celsius, the comparator IC then send a signal to microcontroller to stop current delivery to heater when it sense voltage near or equals to 380mV from the sensor. Just it. We don’t have to think a lot about it. The result is incredibly stable as it loop speed may up to 20MHz or 20 million times a second. The speed that impossible acquired by mechanical type thermostat.

Digital thermocontrol tend to use SSR or solid state relay so burned contact problem completely avoided.

One of its disadvantage is it price. But we pay for what we get, don’t we?