Welkom op de Schnell Microcomputer

Surf deze blog en ik hoop dat u vindt wat u zoekt. Als u geïnteresseerd bent met iets op deze pagina en moeten gedetailleerde informatie, bel dan mijn nummer of e-mail naar tafsirindra@yahoo.com

U kunt zeker ook toevoegen mijn ym id en ik zal graag proberen om uw vraag te beantwoorden mogelijk als ik kan ...


Semuanya tentang artikel dan disain aplikasi teknologi digital dan mikrokontroler pada dunia peternakan, perikanan dan pertanian .....

Sunday, October 9, 2011

Pilihan Professional

Membangun mesin tetas dengan kapasitas ribuan telur pada umumnya diminati oleh pelaku penetasan professional atau peternak besar. Seperti yang pernah diuraikan dalam artikel di blog ini, membangun mesin tetas kapasitas besar tidaklah semata-mata membesarkan dimensi ruang dan kekuatannya saja, namun juga potensial menimbulkan masalah yang tidak ditemukan pada mesin tetas kapasitas kecil. Oleh karena itu, banyak produk mesin tetas kapasitas besar di pasaran, termasuk beberapa produk import gagal.

Disisi lain, mesin tetas besar import yang berkualitas seringkali tidak 'user friendly' dimana sangat banyak prosedur setting-up yang harus dikuasai operator. Mungkin saja mesin import tersebut sebenarnya sangat baik performance-nya apabila ditangan orang yang benar dan dalam kondisi tertentu.

Masalah lain dari mesin import adalah fakta bahwa mesin tersebut terkadang dirancang untuk iklim yang berbeda dengan iklim di negara kita. Coba kita amati mesin tetas import, dimana daya sangat besar karena menyesuaikan dengan suhu negara asal yang lebih dingin.

Di tempat yang lebih dingin, diperlukan daya yang lebih besar untuk mendapatkan suhu yang tepat untuk penetasan. Secara logis menaikkan temperatur dari suhu ruang 10 derajad Celsius ke suhu penetasan tentunya jauh lebih berat daripada menaikkannya dari suhu ruang 28 derajad celsius. Akhirnya, yang menjadi masalah adalah mesin baik yang salah tempat atau bisa dikatakan 'the right thing' in 'the wrong place'

Bila anda breeder profesional, mungkin artikel berikut akan berguna buat Anda, atau setidaknya memicu gagasan untuk merancang sendiri sistem yang hemat energi dan sangat mudah dioperasikan serta dipahami oleh rata-rata sumber daya manusia di Indonesia. Hal ini mengingat bahwa tidak mungkin tentunya anda mengoperasikan mesin tersebut sendiri atau mengawasinya 24 jam karena tentunya waktu sangat berharga untuk Anda. Biarlah dengan sistem otomatisasi yang sempurnya perkerjaan tersebut dapat dipahami dan diambil alih sepenuhnya oleh operator anda.

Kita mulai dengan rancangan sistem berikut :


Klik untuk memperbesar gambar


Tombol operasional
1. UP
2. DOWN
3. RESET/BACK
4. SET/SAVE

Untuk mode adelaar PLUS :
* Pada layar utama, menekan UP atau DOWN akan menaikkan atau menurunkan 
   SET temperatur
* Menekan RESET/BACK pada layar utama akan mereset value ke Factory Setting
   (SET = 37 derajad Celsius, WR/Hysteresis = 0,3 derajad Celsius)
* Menekan SET/SAVE pada layar utama akan menyimpan setting yang ada 
   kedalam memory.

* Menekan UP dan DOWN bersamaan akan memasuki layar setting WR (Hysteresis)
* Menekan UP ataun DOWN pada layar WR (Hysteresis) akan menaikkan dan 
   menurunkan hysteresis (Range 0,1 - 1,0 derajad Celsius)
* Menekan RESET/BACK pada layar hysteresis akan kembali ke layar utama 
  dengan nilai hysteresis baru namun tanpa menyimpannya kedalam memory.
* Menekan SET/SAVE pada layar hysteresis akan kembali ke layar utama 
   setelah menyimpan nilai hysteresis yang ada kedalam memory.

Untuk model HCM-X PLUS :
to be continued ....
       
Secara parsial, sistem kontrol yang ada diatas pada dasarnya memiliki unit-unit yang mirip dengan disain-disain yang ada di menu Design Gallery sebelah kanan blog ini, namun untuk Adelaar Metamorf dan HCM-X ada tambahan PLUS yang hanya secara spesifik dirancang untuk keperluan tertentu, utamanya mesin tetas kapasitas ribuan. Mengapa demikian, karena biaya pembuatan unit-unit tersebut tentunya berbeda secara signifikan.

Gambar berikut adalah salah satu sistem yang baru kami bangun ulang. Kembali pada menu push-button yang relatif kompleks, kami coba merecall disain-disain lama yang walaupun lengkap fiturnya namun kurang user friendly, mirip dengan produk-produk import yang pengoperasiannya terkadang sulit dipahami oleh masyarakat kita kebanyakan.





Mengapa Adelaar Metamorf PLUS?






Adelaar Metamorf PLUS mempunyai 2 output, yaitu ke pemanas dan ke exhaust fan dengan logika kerja yang tidak bisa digantikan oleh relay mekanis (NO dan NC). Dengan relay mekanis anda memang dapat mengatur bila pemanas dinyalakan (NO), maka exhaust fan mati (NC) dan sebaliknya bila pemanas dimatikan maka exhaust fan akan hidup. Namun nilai ini absolut dimana matinya A adalah hidupnya B dan hidupnya B adalah matinya A. Tidak pernah ada kondisi keduanya mati dimana kondisi ini tentunya diperlukan juga untuk penghematan listrik yang memang bukan masalah berarti bagi mesin tetas kecil namun menjadi hal penting di mesin tetas besar dengan daya listrik yang besar pula.

  1. Range dari A ke B yaitu 0,30C (37,5 – 37,2) dinamakan dengan hysteresis dan bisa diprogram dengan nilai 0,1 sampai 1,00C.
  2. Dari ilustrasi gambar diatas, jelas digambarkan bahwa temperatur diset dengan nilai 37,50C dengan nilai hysteresis 0,30C. Dengan penyetelan seperti ini, maka pemanas akan dimatikan saat temperatur mencapai 37,50C dan baru dinyalakan kembali setelah drop ke 37,20C. Penyetelan seperti ini mengurangi frekuensi berkedipnya lampu disatu sisi dan disisi lain memberikan sedikit penghematan listrik.
  3. Bila karena sesuatu hal pemanas telah dimatikan pada temperatur 37,50C namun temperatur tetap naik (walaupun hanya 0,10C saja, misalkan akibat daya pemanas kebesaran, suhu luar sangat panas atau karena telur telah mengeluarkan panas dan CO2), maka exhaust fan akan diaktifkan dan segera dimatikan setelah mencapai sama dengan atau kurang dari 37,50C.
  4. Dengan fasilitas seperti ini, sirkulasi oksigen akan terjamin disatu sisi penghematan energi bisa dicapai. Namun semua itu tentunya juga tergantung pada disain dan konstruksi mesin tetas anda, seberapa besar ukuran exhaust fan dan seberapa presisi pengaturan airflow anda.